Minggu, 31 Juli 2016

Tangisan Seorang Hamba

Robbi, kudatang padamu dengan luka hati
Setelah berkelana dalam derita yg terasa amat perih
Aku tak terluka raga, tapi aku merintih
Aku tersiksa jiwa dan hampir mati
Ya, aku hampir mati tanpa-Mu
Jasad ini bukan milikku
Maka ketika hati mulai selingkuh
Aku kian runtuh mengingat dosa
Aku hina dalam kelalaian dunia
Duhai Ilahi, sungguh tiada yg lebih berarti selain diri-Mu
Biarkanlah wajahku tersungkur menghamba
Mengisi malam-malam penuh isak tangis
Hanya Engkau tempatku mengemis
Mengharap semua jawaban atas setiap doa
Jangan tinggalkan aku dalam kesesatan
Tetaplah bersamaku menuntun jalan
Bimbing aku mencari cahaya
Menuju jumpa-Mu penuh cita

Tidak ada komentar:

Posting Komentar