| Saat pintu langit terbuka, kuterbangkan namamu dalam doa Benar, kamu... Seseorang yang telah Allah pilihkan untukku |
Pada setiap detik
kehidupan...
Aku sangatlah
mengerti... bahwa semua akan berganti
Kelam tak selalu berujung
suram
Adakalanya cahaya
turut bersulam
Membiarkan masa
lalu meredam
Telah kusaksikan kegigihan perjuanganmu
Mengelola iman demi pencarian atas cinta Tuhan
Sejak itu... kutinggalkan semua ingatan tentangmu dahulu
Tanpa ragu... sebab kamu telah bertekad dengan sungguh
Jauh...jauh sekali telah kau tutup masa lalu
Kepada langit kini
kusebut namamu
Dalam penghambaan
sepertiga malam nan syahdu
Semoga istiqomah
tertanam pada jiwamu
Sampai akhirnya
Tuhan kan angkat bicara
Siapa di balik
doa yang selalu diterbangkan penuh lara
Adalah aku yang
selalu menukar malam...dengan tangis doa saat jalan langit (arsy) terbuka
Selamat malam
untukmu yang masih terjaga. . .
awesome poem.. :)
BalasHapusThanks
BalasHapus