Entah mengapa hujan selalu mengundang desiran rindu
Sekuntum cinta yang mekar oleh tetesan yang lugu
Resah dan ragu berpadu dalam qolbu
Penuh harap pada kehadiranmu di suatu waktu
Entah mengapa hujan selalu memanggil jiwaku
Menyuburkan sekeping rasa yang melemah layu
Bisikan cinta malu-malu berderu
Harapkan waktu berbaik hati menghadirkanmu
Namun terkadang hujan terasa memilukan
Saat seutas harapan dihadang keraguan
Impian terkubur oleh penantian
Rasa terbungkam menemani keheningan
Menunggumu dalam batas waktu yang dirahasiakan
Hujan tak berarti apa-apa
Ia hanyalah rintikan asa
Yang mengiringi kekhusyuan pinta
Pada perjumpaan kita di suatu masa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar