Jumat, 22 Januari 2016

Akhir Kehidupanku

Akhir kehidupan dunia bukanlah ketika bumi terbelah
Atau saat langit mulai memerah
Bukan pula pada tiupan sangkakala yang memekik
Tak jua guncangan tanah yang menukik

Kehancuran dunia bukan ketika berhentinya almanak manusia
Atau kematian makhluk seluruh semesta
Tidak pula saat pasak bumi memancarkan merah merona
Yang menjadi penanda kehancuran dunia
Ialah ketika tiada lagi kata antara kita
Duniaku hening tak bersuara
Terbungkam dalam cinta yang terpendam

Hari akhir pasti terjadi
Meski waktu masih memainkan misteri
Akan tiba kaki tak sanggup lagi berdiri
Takkan lagi tampak wajah berseri
Semua mati
Semua pergi menuju negeri abadi

Akhir segalanya kan tiba tanpa permisi
Datang tak memberi kabar
Memaksaku mengalah pada takdir
Seperti senyummu yang tak lagi terukir
Dan sapamu yang berhenti mengalir
Menjadi penanda hidupku telah berakhir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar