Minggu, 24 Januari 2016

Nikmat-Mu Tak Terdustakan

Tiap pagi kubuka mata
Kurasakan nikmat Tuhan selalu ada
Ketika sekujur tubuh mampu bergerak sempurna
Adalah nikmat lagi yang Allah beri

Kemudian aku keluar menatap mentari
Rasa syukur kembali terbesit di hati
Atas kesempurnaan penglihatan
Pada kemilau cahaya di langit yang mempesona

Aku berjumpa dengan saudara
Kami bersapa dalam bicara
Lagi-lagi Allah menunjukkan kuasa
Pada kenikmatan bersuara tanpa cela
Alangkah banyak nikmat-Mu, Rabbi
Dan betapa buruk rasa syukurku selama ini
Padahal tiada perlu aku ragui
Sebab jalan hidupku telah menjadi suratanmu, Ilahi

Duhai Rabbi Pemilik Hati
Beri aku kenikmatan lagi
Jangan tinggalkan aku dalam kelalaian tak bertepi
Jabat tanganku dalam ketaatan
Dekaplah aku pada manisnya keimanan
Hingga tiada lagi nikmat-Mu yang kudustakan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar