Tiada manusia tanpa celah dengan sempurna. Kesalahan, kealpaan, Khilaf, dan dosa bergeming dalam hari-hari. Bersama dalam jalinan hidup, saat itu pula manusia berlomba membenah diri menuju lebih baik. Masa lalu pasti dimiliki oleh setiap seseorang. Ada yang kelam, dan ada pula yang baik. Kelabu di masa dahulu biarlah tersimpan sebagai memo pribadi sebagai cerminan diri, agar kesalahan yang sama tak terulang kembali. Menurutku, tak perlu ada malu untuk go better , jangan pedulikan cemooh orang lain, kita yang menjalani kehidupan, mereka hanya penonton yang bisanya protes, teriak, marah, dan menuntut. Tetaplah semangat untuk menjadi insan mulia di mata Allah Subhaanahu Wata'aala. Tak ada yang tak mungkin bagi Allah. Rencana Allah seringkali tak terterawang sedikitpun oleh nalar manusia. Yang terpenting adalah ikhtiar dan do'a...
Sahabat...fillaah...Simpan rapat2 masa lalu yang kurang baik, dan bukalah lembaran baru dengan jalan hidup yang lebih terarah. Ingatlah Allah di manapun berada, InsyaAllaah takkan ada aral untuk perubahan mendasar.
Sahabat...fillaah...Simpan rapat2 masa lalu yang kurang baik, dan bukalah lembaran baru dengan jalan hidup yang lebih terarah. Ingatlah Allah di manapun berada, InsyaAllaah takkan ada aral untuk perubahan mendasar.
Indahnya hidup bergelora
Terasa sejuk bernafas lega dalam tawa
Hanya satu yang tak kupunya
Rasa syukur yang sering terlupa
Tak jarang
cobaan silih berganti
Menggandeng erat
tanganku
Sadarkah aku ini
yang kerap kali tak menyadari
Tuhan memberiku
kasih dalam uji
Pesona alam fana telah menyeretku
Riang bersama hura dan foya telah
mengkhianatiku
Aku terjebak dalam tipuan ini
Fatamorgana hidup yang sering memakan
korban
Dunia tak salah
Takdir pun tak
salah
Dan Tuhan takkan
pernah salah
Aku yang bodoh
Terlalu mudah
tergoda oleh sandiwara belaka
Biarkan kuadukan
kesalahanku pada Tuhan
Dan kembali
meniti jalan baru dalam kehidupan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar