( "Man laa yarhan laa yurham" (barangsiapa tidak menyayangi maka ia tidak akan disayangi)*
Benar dalam hadits tersebut, sesama muslim/muslimah harus saling berbagi, bersahabat, bukan menyakiti dan bermusuhan. Allah telah menganugerahkan Kasih dalam setiap hati manusia. Tinggallah sekarang bagaimana manusia itu berpandai-pandai memanfaatkannya, bkan menyelewengkannya. Cinta & kasih tidak hanya diartikan untuk sepasang lawan jenis. Tetapi cinta yang sesungguhnya adalah ketika sesama saudara (muslim/muslimah) saling melengkapi & hidup berdampingan dalam masyarakat dengan harmoni. Allah adalah Maha pengasih dan penyayang. So, bagaimana dengan kita, bro and sist ?...Tapi, ingat satu hal lagi, Kesalahan sedikit saja pada perwujudan cinta berakibat FATAL. Maka, kenalilah dahulu Sang Maha Penguasa Cinta..ArRahmaan ArRohiim.
(11 Februari 2012)
Puisi ini untuk wanita-wanita hebat yang menjadi bagian hariku.
Semoga cinta akan tetap terukir antara kita dalam ukhuwah insaniah wal islamiyah
I love you, Mom
Duhai engkau muslimah
Tatapku terang mengenalmu
Selantun kata yang membasahi bibir manismu untukku
Buat daku ingin menjalin kasih denganmu
Duhai wanita cantik nan sholihah
hatiku bertambat pada sejuknya tuturmu
jiwaku luluh akan indahnya sayang yang tampak dalam senyummu
Andai kiranya kubersamamu walau waktu tak lama
Tatapku terang mengenalmu
Selantun kata yang membasahi bibir manismu untukku
Buat daku ingin menjalin kasih denganmu
Duhai wanita cantik nan sholihah
hatiku bertambat pada sejuknya tuturmu
jiwaku luluh akan indahnya sayang yang tampak dalam senyummu
Andai kiranya kubersamamu walau waktu tak lama
Duhai wanita berhati
mulia
Indahnya hariku jika kau bersamaku
Walau sebatas pesan
Meski tak ada tatapan
Indahnya hariku jika kau bersamaku
Walau sebatas pesan
Meski tak ada tatapan
Duhai bunga penghias Surga
Aku hendak sepertimu kelak
Banyak arti kehidupan yang kuraih darimu
Tak terhitung ibrah yang tersirat dalam letikan jarimu
Duhai wanita yang kusayang
Bolehkah aku memanggilmu ‘IBU’?
Hadirmu sama berarti cinta seorang bunda
Biarlah berlabuh semua rinduku mendermaga
Aku hendak sepertimu kelak
Banyak arti kehidupan yang kuraih darimu
Tak terhitung ibrah yang tersirat dalam letikan jarimu
Duhai wanita yang kusayang
Bolehkah aku memanggilmu ‘IBU’?
Hadirmu sama berarti cinta seorang bunda
Biarlah berlabuh semua rinduku mendermaga
Hanya aku, ArRahmaan, dan kau yang tahu rasa ini
Tapi nun jauh sebelum aku mengklaim diri,
bundaku senang kau datang buatku berseri
Meski cintaku harus terbagi
Bunda tak peduli
Bunda tahu hangatnya saling mengasihi
Wahai ArRahiim...
Malam ini kau titipkanku mimpi begitu hebat
Hingga bangunku terperanjat
Penghias tidur nan indah .. sangat indah..
Aku bermimpi berjumpa denganmu Ibu
Entahlah..semua harapku tentangmu kian datang lewat keindahan alam sunyi
Belum pernah kudapati sebelumnya
Ini begitu nyata
Mengapa begitu sama
Mungkinkah esok, lusa atau nanti Kau wujudkan mimpi itu Yaa Rabb ?
Wahai Rabb sang Maha CintaMalam ini kau titipkanku mimpi begitu hebat
Hingga bangunku terperanjat
Penghias tidur nan indah .. sangat indah..
Aku bermimpi berjumpa denganmu Ibu
Entahlah..semua harapku tentangmu kian datang lewat keindahan alam sunyi
Belum pernah kudapati sebelumnya
Ini begitu nyata
Mengapa begitu sama
Mungkinkah esok, lusa atau nanti Kau wujudkan mimpi itu Yaa Rabb ?
Adakah malam ini Ibu terjaga ?
Sampaikanlah salam rinduku bersama sinar rembulan
Dan titipkan memo kecil..”Suatu saat aku kan datang padanya”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar