Seiring berjalannya waktu, teknologi semakin berkembang, dan banyak pengaruh yang masuk membolak-balik pola pikirku sebagai remaja. Banyak keanehan yang kutanggapi, kurasakan sebegitu dahsyatnya era 20 ini, segala hal menjadi praktis. Bahkan yang membuat miris adalah kejahatan & kenakalan remaja pun dapat terjadi secara praktis melalui fasilitas yang disediakan oleh arus globalisasi. Hal ini sempat membuatku takut. Keraguan untuk mengambil keputusan & sangat hati2 dalam segala hal pernah kulakukan karena mengingat semakin bahayanya dunia pergaulan kini. Sampai sekarangpun aku memilih tak banyak keluar rumah, dan hanya berteman dengan PC beserta perangkatnya sepulang sekolah & mengaji.
Namun, pandangan orang berbeda2. Banyak orang yang berpendapat bahwa pilihanku ini kurang tepat, karena pergaulan dengan masayarakat tetap harus terjaga, dan mereka bilang jangan kuper. Tapi aku tak peduli, ini caraku, dan dengan ini aku merasa nyaman. Untuk apa menghabiskan banyak waktu di luar untuk sekedar bersenda gurau dengan kerabat, bermain, dll. Walau begitu, aku sangat menerima pendapat mereka, dan aku setuju sekali bahwa pergaulan antar masyarakat, tetangga misalnya tetap harus berjalan baik, dengan tidak terlalu menutup diri. Aku tak tahu, beberapa tahun ke depan (bila Allah masih memberiku nikmat usia) apakah ada perubahan pada sikap & pemikiranku yg lebih signifikan. Kuyakin pasti suasana kini dan nanti akan semakin berbeda. Aku sekarang dengan jalanku, menghadapi derasnya arus globalisasi yang mampir dalam sekejap hari-hariku. :)
Sepi telah menguburku dalam dari kehidupan
Menutupku dari orang –orang di sekitar
Aku jauh terpencil dalam ruang hati yang sempit
Terpuruk sendiri tanpa seorangpun teman
Globalisasi
membuatku seperti mati
Banyak
hal yang kutakuti
Kewaspadaan menghantui setiap
lorong pikiran
Tak ingin kurusak indahnya
masa depan
Bukan maksud hati ingin sendiri
Tapi keadaan menuntutku berdiam diri
Bukan pula inginku seperti ini
Tapi aku belum siap ditimpa mode kini
Aku
bukanlah sang kuper
Di
zaman yang semakin hyper
Kurasa
telah mengelabui hati para remaja
Globalisasi...
Pengaruh terbesar yang membutuhkan antisipasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar