"Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan saling mensihati dalam kebenaran, serta saling menasihati dalam kesabaran." (Q.S Al'asr :1-3)
Sore hari adalah langkah awal menuju pergantian malam. Terangnya langit mulai redup. Cahaya matahari yang berkilau akan turun ke singgasananya. Pada saat itulah Allah menyeru manusia untuk menghisab diri dari aktifitas sellama satu hari itu (dari pagi hingga petang), apa saja yang telah dilalui. Maka pada senja hari Allah memerintahkan manusia untuk saling mengingatkan dalam kebenaran & kesabaran, karena hari akan segera berganti. Dan esok adalah harapan untuk yang lebih baik dari hari ini. Setiap detik sangatlah berharga. Betapa waktu akan banyak ditangisi, saat kepergiannya tak lagi terpungkiri, takkan terulang, dan hanya bersisa penyesalan.
Maka, hidup harus berpacu dengan waktu.
Biru langit digantikan sang jingga
Oranye menghiasi atap dunia
Udara tengah silih berganti
Berlalu lalang ke sana ke mari
Kulihat salam
perpisahan sang mentari
Lalu pergi
tenggelam tinggalkan bumi senja
Berikan sugesti
pada dunia
Bahwa keadilan
Tuhan benarlah ada
Kekuasaanya
berikanku dua makhluk berbeda
Rembulan dalam
kesejukan bersiap menggantikan posisinya
Esok pagi sang mentari kan datang kembali
Berikan cahaya putih setelah redup oleh malam
Senja yang
memisahkan mereka
Antara hitam dan
putih
Tanpa bermusuhan
Mereka saling
silih berganti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar