Senin, 12 Maret 2012

Salam Sang Mentari Pada Senja Hari


"Demi masa. Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan beramal shaleh, dan saling mensihati dalam kebenaran, serta saling menasihati dalam kesabaran." (Q.S Al'asr :1-3)

Sore hari adalah langkah awal menuju pergantian malam. Terangnya langit mulai redup. Cahaya matahari yang berkilau akan turun ke singgasananya. Pada saat itulah Allah menyeru manusia untuk menghisab diri dari aktifitas sellama satu hari itu (dari pagi hingga petang), apa saja yang telah dilalui. Maka pada senja hari Allah memerintahkan manusia untuk saling mengingatkan dalam kebenaran & kesabaran, karena hari akan segera berganti. Dan esok adalah harapan untuk yang lebih baik dari hari ini. Setiap detik sangatlah berharga. Betapa waktu akan banyak ditangisi, saat kepergiannya tak lagi terpungkiri, takkan terulang, dan hanya bersisa penyesalan.
Maka, hidup harus berpacu dengan waktu.

Biru langit digantikan sang jingga
Oranye menghiasi atap dunia
Udara tengah silih berganti
Berlalu lalang ke sana ke mari

Kulihat salam perpisahan sang mentari
Lalu pergi tenggelam tinggalkan bumi senja
Berikan sugesti pada dunia
Bahwa keadilan Tuhan benarlah ada
Kekuasaanya berikanku dua makhluk berbeda
Rembulan dalam kesejukan bersiap menggantikan posisinya

Esok pagi sang mentari kan datang kembali
Berikan cahaya putih setelah redup oleh malam

Senja yang memisahkan mereka
Antara hitam dan putih
Tanpa bermusuhan
Mereka saling silih berganti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar